Kamis, 01 Agustus 2013

Telkomsel Berkolaborasi dengan Venera & Gosco Luncurkan Smartphone 3G Murah



Sebagai salah satu upaya untuk mensosialisasikan network 3G dan dalam rangka meningkatkan penetrasi device 3G serta memperkuat ekosistem DNA (Devices, Network, Application), maka kali ini Telkomsel menjalin kolaborasi dengan Venera dan Gosco meluncurkan smartphone 3G dengan harga terjangkau.

"Kami sepenuhnya mendukung strategi Telkomsel untuk memperkuat penetrasi pelanggan di segmen handphone 3G low-end. Hal ini sesuai dengan strategi Venera yang akan mengembangkan lebih banyak smartphone, mengingat dalam lima tahun terakhir pasar smartphone di Indonesia telah tumbuh sangat signifikan. Sehingga melalui jaringan distribusi dan retail berskala nasional yang dimiliki oleh Erajaya Group, kami yakin sinergi antara Telkomsel dan Venera akan membuahkan hasil yang optimal,” ujar Hasan Aula, Deputy CEO Erajaya Group dan President Director PT Teletama Artha Mandiri (TAM), principal Venera menambahkan.

Smartphone 3G murah yang diperkenalkan oleh Telkomsel yakni Venera Volt V2 dan Gosco Groovy. Berikut ini adalah gambar mengenai detail kedua smartphone tersebut.


Selain itu, untuk memperkuat sisi aplikasi dari keseluruhan ekosistem DNA, program bundling ini dilengkapi juga dengan value gratis Download dan Streaming 800 ribu lagu resmi sepuasnya melalui Aplikasi Langit Musik yang telah tersedia di Google Play, Aplikasi Telkomsel Ibadah dan MyTelkomsel, serta Gratis Puluhan Games Seru melalui Dunia Games. Dengan adanya layanan yang memberikan nilai tambah ini, diharapkan pelanggan dapat menggunakan smartphonenya secara optimal dan semakin loyal terhadap Telkomsel.

ESET: Ini Dia Malware yang Beredar di Kwartal Kedua Tahun 2013



Saat ini, malware dan threats masih menjadi masalah di dunia maya. Menurut Yudhi Kukuh, Technical Consultant PT Prosperita ESET, masalah malware ini bahkan intensitasnya semakin tinggi, baik bagi pengguna Internet maupun perangkat mobile berbasis Android. "Software jahat ini digunakan para pelaku untuk mengakses perangkat milik user dengan bermacam tujuan untuk spionase khususnya pada sektor industri sebagai cara untuk memata-matai pesaing, juga memata-matai individu, mencuri data pribadi dan member atau pengguna situs, mengirimkan sejumlah besar spam, pembajakkan rekening bank”. jelasnya merujuk pada semakin banyaknya kebocoran data pada situs yang berbasis member.

Seperti yang dilansir dari Kindsight Security Labs, laporan intensitas malware termasuk yang mentarget perangkat berbasis Android sepanjang kuartal ke 2 /2013.

Beberapa malware utama yang banyak beredar di kwartal ke dua tahun 2013 diantaranya:

ZeroAccess2, bot p2p yang menggunakan teknologi rootkit untuk menyembunyikan keberadaannya. ZeroAccess2 mampu mengunduh malware lain yang dibutuhkan untuk melakukan penipuan iklan pay-per click berskala besar. Penipuan ini merugikan pengiklan internet hingga jutaan dolar per harinya. Karena sifat P2P dari infeksi malware ZeroAccess2, maka C & C bisa ada diberbagai tempat, dan konsentrasi tertinggi infeksi ini ada di AS, Eropa dan Asia.

Alureon.DX Bootkit Trojan yang mencuri username, password dan informasi kartu kredit serta mampu upload informasi ke C & C server. Pertama kali terlihat tahun 2006 dan terus berevolusi hingga sekarang. Aleuron.DX mengambi alih kontrol pada perangkat user dengan menulis ulang master boot record dan menyembunyikan diri dari software anti-virus. Server C & C dari Aleuron.DX teridentifikasi berada di AS, Inggris dan Belanda.

Zeus/Zbot Trojan yang menjadi momok sector perbankan, beredar dan ber-evolusi sejak 2007. Versi terbaru Zeus menggunakan perintah P2P yang terenkripsi dan control protocol. Bot ini menempel pada browser komputer korban dan memantau aktivitas perbankan online-nya. Semua informasi dan data perbankan serta nomor kartu kredit korban kemudian dikirim ke situs C & C. Selama bertahun-tahun, berbagai versi Zeus telah mencuri jutaan dolar dalam penipuan online. Situs C & C tersebar secara global untuk mendukung aktifitas kejahatan tersebut, dengan konsentrasi di AS, Eropa dan China.

Sedangkan Infeksi malware yang melanda Indonesia, masih berkisar pada malware-malware lama seperti Ramnit, Conficker, AutorunAutostart. Ramnit, malware lama yang beredar dan teridentifikasi oleh ESET sejak Jui 2010 dan masih ber-evolusi hingga saat ini, sekaligus ancaman bagi user komputer di Indonesia. Identifikasi tersebut diperoleh dari sampel kiriman user ESET yang dianalisa.


Grafik prevalensi malware di Indonesia selama Juli 2013

Microsoft Luncurkan Aplikasi Office Mobile untuk Android



Microsoft Rabu kemarin secara resmi mengumumkan bahwa aplikasi Office Mobile kini sudah tersedia di Android. Namun, aplikasi ini hanya tersedia gratis bagi pelanggan Microsoft Office 365 Home Premium dan ProPlus.

"Peluncuran aplikasi ini menunjukkan bahwa kami berkomitmen untuk terus menambahkan nilai tambah kepada pelanggan Office 365," kata senior product manager Microsoft Guy Gilbert.

Office Mobile untuk Android termasuk akses ke Word, Excel, dan Power Point. Program-program tersebut tidak dimaksudkan untuk membuat dokumen, spreadsheet, dan presentasi. Tetapi, mereka ditujukan untuk membantu pengguna Office membuat perbaikan secara cepat terhadap berkas yang ada, dan membagikan berkas tersebut.

Office 365 dibanderol US$100 setahun dan menawarkan kepada para pelanggan untuk memasang aplikasi tersebut hingga di lima perangkat berbeda seperti PC, Mac, dan ponsel. Sayangnya, sampai saat ini Office 365 belum bisa dipakai di tablet Android dan iPad.

Saat ini aplikasi Office sudah tersedia di Google Play Amerika Serikat dan akan tiba pula di negara lain dalam beberapa pekan ke depan. Aplikasi ini hanya bisa berjalan di perangkat Android dengan sistem operasi 4.0 atau lebih baru.

(Cnet)

Android Unggul dalam Unduhan Aplikasi, iOS Menang dalam Monetasi



Jumlah aplikasi yang diunduh melalui Google Play sudah melampaui App Store Apple. Namun, Apple masih unggul dalam monetasi aplikasi.

Laporan terbaru App Annie Index menunjukkan bahwa selama kuartal kedua tahun ini, jumlah aplikasi yang diunduh dari Google Play lebih banyak 10 persen daripada App Store; tetapi Apple menghasilkan pendapatan 2,3 kali lebih banyak dari Google Play.

"Meskipun Google Play mengungguli iOS App Store dalam salah satu aspek penting, masih ada jarak lebar dalam monetasi aplikasi," kata App Annie Index.


Sepertinya, aplikasi games yang menangguk banyak uang untuk Apple --hampir 75 persen dari seluruh pendapatan aplikasi datang dari unduhan game, yang naik dari 70 persen pada kuartal pertama lalu. Selain itu, aplikasi musik dan jejaring sosial membantu menghasilkan pendapatan di App Store Apple. Hampir separuh dari pendapatan ini berasal dari AS dan Jepang.

Pengguna yang paling banyak mengunduh aplikasi dari Google Play berasal dari AS, Korea Selatan dan India, sedangkan pengunduh App Store paling banyak dari AS, Cina, dan Jepang.

Aplikasi yang paling banyak diunduh dari kedua toko aplikasi tersebut adalah games. Peringkat kedua di Google Play adalah komunikasi dan tools. Sementara di App Store, posisi kedua diisi aplikasi entertainment dan photo & video.

Google mengumumkan pekan lalu bahwa mereka memperkirakan akan ada lebih dari 70 juta aktivasi tablet Android pada akhir 2013. Google mengatakan saat ini ada 1 juta aplikasi di Google Play dengan lebih dari 50 miliar unduhan.

Apple juga memiliki catatan impresif. Awal bulan ini, mereka mengumumkan jumlah unduhan di App Store sudah lebih dari 50 miliar. Dari jumlah tersebut, Apple telah membayar US$10 miliar kepada pengembang aplikasi.

(Cnet)

Canon Umumkan Firmware Terbaru untuk Canon EOS M



Ada kabar gembira bagi Anda pengguna kamera Canon EOS M. Untuk mempercepat kinerja autofocus teknologi Hybrid CMOS AF kamera EOS M, Canon baru saja merilis firmwareterbarunya. Seperti yang kita ketahui, Canon EOS M merupakan kamera mirrorless yang mungil, ringan, dan ramping yang memiliki kemampuan seperti kamera DSLR.

Meskipun secara fisik, dimensi Canon EOS M tidak berbeda jauh dengan kamera digital saku jenis prosumer namun dari segi kemampuan, kamera ini memiliki kecanggihan sebuah kamera DSLR EOS. Hal ini bisa dilihat dari dukungan DIGIC 5 sebagai prosesornya dan kehadiran sensor CMOS APS-C 18-Megapixel yang dapat mengabadikan foto kaya akan warna dan detail yang menawan sekalipun di tempat yang minim cahaya.

“Kehadiran firmware terbaru ini bisa meningkatkan kemampuan kinerja autofocus pada kamera EOS M. Hal ini terasa langsung ketika pengguna melakukan pemotretan dengan mode Live View menggunakan Multi-Point AF. Kecepatan fokus meningkat hingga 2,3x lebih cepat dengan firmware baru ini”, ujar Merry Harun, Direktur Divisi Canon, pt. Datascrip.

Firmware terbaru dari Canon EOS M tersedia untuk pengguna Windows dan pengguna Macbook.