Selasa, 30 Juli 2013

Fuji Xerox DocuPrint 3105 Tawarkan Solusi Cetak bagi PPAT dan Notaris



Berangkat dari peraturan baru nomor 8 tahun 1012 yang ditetapkan oleh Hendarman Supandji, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia, yang mengharuskan para PPAT dan Notaris mencetak sendiri blanko akta untuk kebutuhan peningkatan pelayanan pertanahan mereka, membuat para PPAT dan Notaris membutuhkan sebuah printer blanko akta tanah berukuran A3, auto-duplex, serta memiliki hasil cetak berkualitas tinggi dan tidak mudah rusak.

Untuk menjawab kebutuhan cetak para PPAT dan Notaris dalam sebuah printer berukuran A3, Fuji Xerox menawarkan sebuah mesin printer berteknologi laser dan auto-duplex (optional) dalam ukuran A3, DocuPrint 3105.

“Kalangan PPAT dan Notaris membutuhkan solusi cetak terdepan dan terandal dimana mereka membutuhkan dokumen legal yang berkualitas tahan lama, namun dengan biaya terjangkau dan kinerja tinggi,” kata Teddy Susanto, Country Sales Manager Fuji Xerox Printer Channel Indonesia.

Saat melakukan pekerjaannya, printer ini mampu mencetak hingga 32 lembar per menit untuk ukuran A4 dan 17 lembar per menit untuk ukuran A3 sehingga meningkatkan produktivitas karyawan yang memiliki keterbatasan waktu.

Melalui teknologi pengolahan hasil cetaknya, resolusi 1,200 x 1,200 dpi yang dimiliki DocuPrint 3105 bisa ditingkatkan hingga 2,400 dpi. Dimensi kompak printer ini juga mampu menghemat ruang meja kantor.

Selain mampu menghemat konsumsi listrik, DocuPrint 3105 juga memiliki fitur ‘Toner Save’ yang memiliki 4 level penghematan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna sehingga dapat menghemat biaya dan bahan habis pakai.

DocuPrint 3105 dikembangkan untuk memudahkan para pengguna PPAT dan Notaris yang tidak memiliki staf TI di perusahannya. Tak hanya fitur jaringan dapat langsung digunakan begitu printer dipasang, printer ini juga mendukung perangkat aplikasi (software application) yang biasa digunakan oleh para PPAT dan Notaris.

Untuk keamanan, DocuPrint 3105 menawarkan fitur-fitur keamanan untuk membantu PPAT dan Notaris melindungi informasi legal yang rahasia. Salah satunya adalah fungsi Secure Print yang menyimpan dokumen dalam hard disk drive sampai pemilik dokumen memasukkan password di panel kontrol.
Sebagai pengamanan tambahan, DocuPrint 3105 melakukan enkripsi pada data sebelum dikirimkan melalui jaringan. Printer ini juga menyertakan disk overwrite system, yang berfungsi untuk menghapus data dalam memori setelah pencetakan selesai.

Dengan menghadirkan fitur-fitur, fungsi dan inovasi sekelas enterprise, DocuPrint 3105 dipasarkan dengan harga Rp8,900,000. 

Emerson Wujudkan Solusi Pendingin Lebih Canggih Melalui Thermal Management



Demi memperluas kemampuan perusahaan dalam mengembangkan dan memberikan pendekatan yang lebih holistik dan terdepan dalam mengontrol lingkungan data centerEmerson Network Power mengumumkan pembentukan bisnis baru Thermal Management.

Bisnis  dengan Thermal Managementmeliputi aset dan keahlian pendinginan presisi Liebert dari Emerson Network Power. Bisnis ini menawarkan teknologi dan solusi untuk data center dan fasilitas IT berbagai ukuran seperti udara, batas air (waterside) dan pumped-refrigerant economizersinovatif disamping kontrol dan sensor nirkabel terbaik untuk memaksimalkan efisiensi.

“Ekosistem data center selalu berevolusi dan permintaan para manajer data center terkait fasilitas mereka terus meningkat, oleh karena itu pendinginan data center generasi berikut memadukan dan mengoptimalkan layanan, software, hardware, dan kontrol untuk bisa mengelola panas dan konsumsi energi secara andal, efisien dan hemat biaya,” ujar Ling Cheehoe, General Manager, Market Management Organization, Emerson Network Power di Asia. Ia menambahkan, “Emerson adalah perusahaan pertama yang memperkenalkan unit pendingin IT tersendiri melalui bisnis Liebert pada tahun 1965, dan sejak itu perusahaan terus menjadi pemimpin dan pakar dalam bidang ini. Memperluas bisnis kami ke Thermal Management menggambarkan komitmen Emerson Network Power terhadap pasar yang terus berubah, dan merupakan antisipasi cerdik atas kebutuhan pasar untuk solusi pendingin yang lebih canggih.”

Pengumuman bisnis baru ini bersamaan dengan laporan Frost & Sullivan yang menyatakan pertumbuhan pasar pendingin data center di Asia Pasifik akan tumbuh 100% pada 2018. Menurut laporan tersebut, hal ini terjadi karena meningkatnya penekanan pada efisiensi data center dan naiknya permintaan akan layanan berbasis awan.

Melonjaknya jejaring global dan sosial media, ditambah dengan permintaan akan transaksi digital dan layanan hosting online, telah mempercepat pembangunan data center di Asia Pasifik. Ditambah lagi dengan perubahan peraturan tentang pemanasan global dan emisi karbob, kebutuhan akan efisiensi total semakin ditekankan.

“Apa yang kami lakukan terkait pendekatan kami terhadap manajemen panas adalah membantu pelanggan menganalisis, memahami, dan mengambil tindakan dari data tersebut untuk mewujudkan kontrol lingkungan yang lebih efisien, lebih canggih dan real-time,” ujar John Schneider, yang akan memimpin bisnis Thermal Management Global Emerson Network Power, sebagai Vice President dan General Manager.

Sistem infrastruktur data center saat ini menggunakan jaringan sensor kabel dan nirkabel untuk memonitor kinerja peralatan dan kondisi lingkungan dan dilengkapi secara lebih baik untuk bertindak berdasarkan data tersebut. Kemampuan ini sebelumnya tidak bisa dilakukan dan, bahkan hingga kini, kepandaian tambahan seringkali hilang di tengah lautan data.

Sherina Raih 1 Juta Followers di KakaoTalk Plus Friend



KakaoTalk baru saja mengumumkan akun Plus Friend bintang papan atas Indonesia Sherina Munaf telah mencapai 1 juta pengikut.  Angka fantastis ini tercapai hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan menyusul kesuksesan iklan televisi KakaoTalk di bulan April yang Sherina bintangi bersama BIGBANG. Melalui KakaoTalk Plus Friend, Sherina membagi para ‘Sheraisers’ yang juga merupakan pengguna KakaoTalk beragam kabar dan konten eksklusif, termasuk video, pesan suara, foto-foto kegiatannya, dan juga penawaran khusus.

“Saya sangat senang dapat menjadi KakaoTalk Plus Friend yang menyediakan cara keren agar saya terus terhubung dengan para penggemar,” ujar Sherina Munaf yang juga merupakan brand endorser KakaoTalk.

Sebagai tindak lanjut kesuksesan kolaborasi ini, di awal bulan Juli ini Sherina dan KakaoTalk mengadakan showcase khusus kepada 200 penggemar yang beruntung serta telah berteman dengan akun Plus Friend Sherina. Dalam kesempatan tersebut, Sherina juga meluncurkan album baru yang berjudul TUNA dalam bentuk “Edisi Terbatas KakaoTalk”, sebelum memasarkannya secara luas di toko-toko musik di Indonesia.

Efektif bagi selebritas dan merek terkenal

KakaoTalk Plus Friend telah menjadi fitur spesial KakaoTalk serta alat pemasaran mobile yang efektif bagi para selebritas, merek, pengusaha, bahkan media untuk tetap terhubung dengan para penggemar dan konsumen. Para pengguna KakaoTalk dapat ber”teman” dengan merek-merek pilihan mereka, lalu menerima konten dan penawaran menarik secara langsung melalui chat room KakaoTalk.

Fitur ini menawarkan pengalaman yang sangat pribadi bagi para pengguna KakaoTalk. Selain itu, merek-merek dapat memanfaatkan sepenuhnya fitur-fitur KakaoTalk Plus Friend untuk secara mudah  berkreasi dan membagikan beragam jenis kupon dan konten mobile kepada para konsumen.

“KakaoTalk Plus Friend menawarkan cara baru kepada merek-merek untuk terhubung dengan konsumen mereka. Dengan prinsip saling menguntungkan bagi KakaoTalk, mitra, dan juga pengguna, Plus Friend  memungkinkan  kegiatan pemasaran mobile yang tepat sasaran yang mencapai para calon konsumen secara langsung,” ujar Duke Kim, Global Marketing Director, Kakao Corp.

Saat ini, KakaoTalk Plus Friend telah digunakan oleh beberapa merek terkenal di Indonesia, seperti bioskop Blitzmegaplex dengan 250.000 pengikut, Zalora Indonesia dengan 210.000 pengikut, dan Pizza Hut Delivery dengan 210.000 pengikut. Merek-merek seperti Blitzmegaplex, Lotte Shopping Avenue, dan Pizza Hut Delivery secara tetap menawarkan diskon dan penawaran eksklusif bagi para pengikut Plus Friend KakaoTalk.

Bagikan Photo Sphere Kreasi Anda di Situs Bikinan Google Ini



Google meluncurkan website komunitas pada hari Selasa kemarin yang membuat pengguna bisa memasukkan dan melihat-lihat hasil photo sphere. 

Dinamai Views, website tersebut memungkinkan pengguna Google+ mengunggah foto ke Google Maps yang dibuat dalam format 360 derajat. Google pertama kali meluncurkan fitur photo sphere bersamaan dengan debut Android 4.2 pada Oktober tahun lalu.

Untuk mengunggah photo sphere ke Google, pengguna Google+ hanya perlu masuk ke akun mereka dan mengklik tombol kamera berwarna biru di pojok kanan atas situs Views. Selain itu, photo sphere juga bisa dibagikan ke Views melalui aplikasi Gallery di Android dengan memencet "Share" dan memilih Google Maps sebagai tujuannya.

Sejauh ini, konten di Views berisi foto-foto Street View dari Google. Daripada disimpan sendiri, mungkin situs ini bisa menjadi ajang berbagi photo sphere Anda.

(Cnet)

Senin, 29 Juli 2013

Tak Aman, Badan Intelijen AS, Inggris dan Australia Larang Penggunaan PC Lenovo



Badan Intelijen Inggris, Australia dan Amerika Serikat melarang secara internal penggunaan PC Lenovo setelah dalam pengujian mereka menemukan lubang keamanan yang memungkinkan komputer dikendalikan dari jarak jauh. Kecurigaan negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat terhadap perusahaan asal Cina memang bukan rahasia lagi. Sebelumnya, Inggris dan Amerika juga mencurigai hal serupa pada produk-produk Huawei dan ZTE.

Lenovo, meski telah menjadi produsen PC nomor satu di dunia, juga tak luput dari kecurigaan tersebut. Larangan terhadap penggunaan PC Lenovo diyakini akan meluas ke "Five Eyes", kelompok negara yang terdiri-dari Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris dan Amerika Serikat, karena badan intelijen kelima negara ini memiliki keterkaitan satu sama lain.

Menurut laporan Australian Financial Review, sebenarnya larangan Badan Intelijen terhadap penggunaan PC Lenovo sudah terjadi sejak pertengahan tahun 2000 setelah melalui serangkaian uji laboratorium terhadap chip Lenovo yang memiliki celah keamanan hardware dan firmware back-door .

Rincian mengenai penemuan badan intelijen ini masih dirahasiakan, tetapi kerentanan tersebut diduga bisa membuat penyusup mengendalikan PC dari jauh. Selain itu, negara-negara di atas juga memperhatikan kaitan Lenovo dengan pemerintah Cina. 

Sejauh ini, Lenovo belum menyampaikan tanggapan atas kasus ini, namun kepada AFR mereka mengaku tidak tahu atas larangan badan intelijen tersebut.

(The Next Web)