Kamis, 18 Juli 2013

Diskon Tak Akan Pengaruhi Penjualan Surface RT

detail berita
Microsoft telah memangkas harga tablet Surface RT USD150 untuk kedua versi 32GB dan 64GB. 
Namun pemangkasan harga itu dinilai tidak akan meningkatkan penjualan tablet tersebut.  
Dilansir Softpedia, Kamis (18/7/2013), menurut sumber rantai pasokan, pemotongan harga Surface RT yang dilakukan oleh Microsoft kemungkinan tidak akan meningkatkan penjualan jangka pendek."Terutama pengapalan menurun secara signifikan pada kuartal dua tahun ini," jelas sumber itu.
 
Microsoft menerapkan harga baru Surface RT di lapak online-nya, John Lewis, PC World, dan Currys. Mengenai Surface RT, tablet ini memiliki layar 10.1 inci, sistem operasi Windows RT, serta fitur konektivitas, yakni Bluetooth 4.0, WiFi 802.11 a/b/g/n, USB 2.0, dan micro HDMI.
 
Sejumlah informasi yang beredar mengungkapkan bahwa Microsoft memotong harga Surface RT di seluruh dunia sebagai upaya membersihkan persediaan menjelang peluncuran tablet generasi kedua. Menurut sumber, Surafce terbaru diprediksi akan meluncur pada Oktober dengan layar 8 inci dan sistem operasi Windows 8.1.

Bali Akan Jadi Pusat Uji Aplikasi BlackBerry

detail berita
Kendati belum ada pertanda akan menempatkan data center di Indonesia, tapi BlackBerry berusaha membuktikan Indonesia sebagai salah satu pasar penting. Vendor asal Kanada itu mengungkapkan bahwa 85 persen aplikasi BlackBerry diuji dan dinilai di kantor perusahaan yang terletak di Bali, Indonesia.

BlackBerry pun berencana memperkuat kantor di Bali itu termasuk menambah jumlah karyawan. Ekspansi kantor BlackBerry itu akan selesai bersamaan dengan Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Coorporation (APEC) pada Oktober mendatang.

"Kami melakukan ekspansi kantor di Bali dan akan selesai saat APEC Oktober nanti," kata Director Government Relations Indonesia PT. Research In Motion Indonesia (BlackBerry), Kusuma Lienandjaja, di dela-sela acara Diskusi LTE Indonesia: Teknologi, Regulasi, Ekspansi & Aplikasi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (16/7/2013).

"Bali merupakan basis kedua developer aplikasi kami, dimana 85 aplikasi BlackBerry diuji dan dinilai disana,"  lanjutnya.

Kantor BlackBerry di Bali, sekaligus menandai kuatnya hubungan BlackBerry dengan developer lokal. Awal bulan ini, misalnya, perusahaan menggelar BlackBerry Jam Camp 2013 pertama di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Tujuan BlackBerry Jam Camp ini ialah untuk mendapatkan talenta berbakat dan ide-ide segar dalam pengembangan aplikasi BlackBerry. "Indonesia merupakan salah satu pasar yang menjadi fokus kami. Karena itu, untuk mendukung developer lokal kami menggelar BlackBerry Jam Camp 2013 pertama di Indonesia," ungkap Kusuma.

Lebih lanjut, Kusuma mengungkapkan bahwa dari segi pengguna, Indonesia lebih mendominasi dibandingkan pasar India dan China. "Di wilayah ini, Indonesia merupakan pasar utama dan yang paling besar, karena itu kami memberikan berbagai komponen pendukung untuk Indonesia, salah satunya dengan menggelar BlackBerry Jam Camp itu di sini," pungkasnya.

BBM Kemungkinan Besar Sambangi Android September Ini



Masih ingatkah Anda saat BlackBerry mengumumkan akan menghadirkan BBM di platform Android dan iOS? Saat itu, BlackBerry juga membocorkan akan menghadirkannya sekitar musim panas 2013. Namun pertanyaannya adalah, musim panas di negara mana?

Lewat wawancara dengan IBNLive, Managing Director BlackBerry India, Suni Lalvani menjawab perihal kata musim panas tersebut. Menurutnya, musim panas yang dijadikan acuan adalah di Amerika Utara
"Layanan kami (BBM) akan hadir di Android musim panas ini. Namun, musim panas di Amerika Utara, yang artinya sekitar bulan September," ujar Suni.


Menariknya, meskipun telah mengatakan kapan kehadiran BBM di Android, Suni tak menyebutkan bahwa di bulan September ada dua platform yang diberikan fasilitas BBM (Android dan iOS). Suni hanya mengatakan secara tersurat bahwa September nanti baru Android yang disambangi oleh BBM.

Oracle FLEXCUBE Berhasil Sempurnakan Transaksi Perbankan Bank Muamalat


Chet Kamat (CEO & Managing Director Oracle Financial Services Software Limited), Adrian Asharyanto Gunadi, (Director of Retail Banking Bank Muamalat), dan Hendriarto (Direktur Keuangan dan Operasinal Bank Muamalat)

Untuk memastikan produktivitas dan fleksibilitas perbankan syariah, baru-baru ini Bank Muamalat umumkan keberhasilannya menerapkan teknologi Oracle FLEXCUBE Universal Banking untuk menyederhanakan proses bisnis inti miliknya.

Oracle FLEXCUBE kini diterapkan di seluruh cabang dan jaringan e-channel Bank Muamalat (ATM, EDC, dan sebagainya) termasuk cabang mobile yang mencakup bisnis perbankan retail dan perbankan korporat, serta perbendaharaan dan perdagangan, yang semuanya dijalankan sesuai dengan hukum syariah.

Saat ini, Bank Muamalat telah memiliki sekitar 3 juta pelanggan dan lebih dari 450 kantor di seluruh 33 propinsi di Indonesia, jaringan 1200 ATM sekaligus 50 cabang mobile.

Bank Muamalat telah memulai core banking transformation di tahun 2011 demi mencapai tujuannya menjadi bank Islam terdepan di Indonesia, melalui produk-produk perbankan dan layanan yang inovatif untuk beragam kanal modern yang sesuai dengan prinsip-prinsip perbankan syariah.
Oracle FLEXCUBE dipilih karena mampu memenuhi seluruh kebutuhan tersebut sekaligus memberikan sarana yang skalabel dan bisa dikembangkan lebih jauh lagi di masa depan. Berkat fungsi khusus perbankan Islami yang telah terintegrasi di dalam Oracle FLEXCUBE, penerapan tersebut dirampungkan tepat waktu dengan biaya yang sesuai perkiraan tanpa perlu banyak penyesuaian.

Strategi penerapan mencakup sebuah proyek percontohan yang kemudian diikuti oleh Big Bang Implementation yang meliputi lebih dari 450 cabang, termasuk proses migrasi 3 juta akun nasabah ke dalam core banking systemyang baru serta migrasi e-channel.

Melalui penerapan Oracle FLEXCUBE Universal Banking, institusi ini mampu menyempurnakan proses bisnis sekaligus memangkas waktu yang dibutuhkan untuk memproses transaksi-transaksi finansial dan administratif. FLEXCUBE memungkinkan operasi perbankan selama 24 jam penuh sekaligus memperkaya pengetahuan nasabah melalui simulasi demi memberikan layanan yang terbaik bagi para konsumen.

Oracle FLEXCUBE menawarkan lingkungan proses administrasi yang sesuai dengan hukum syariah yang komprehensif, termasuk Mudharabah, Qard,  Murabaha, Ijarah, Musharaka, Istisna, Salam, dan Sukuk. Teknologi ini juga akan menstandardisasi dan mengotomatisasi proses bisnis untuk menghasilkan laju transaksi serta pelayanan nasabahyang konsisten dan bisa diandalkan.

Telkom Indonesia & Telkomsel Terima Penghargaan dari Frost & Sullivan



Dilaksanakan pertama kali pada tahun 2004,  Frost & Sullivan Asia Pacific ICT Awards yang berlangsung setiap tahun dan telah menginjak tahun kesepuluh, menganugerahkan 36 penghargaan termasuk 5 kategori penghargaan baru kepada perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor teknologi informasi dan komunikasi  di kawasan Asia Pasifik. Kelima kategori baru tersebut adalah Most Innovative Telecom OSS/BSS Vendor of The Year, Mobile Advertising Company of The Year, UC as a Service Vendor of The Year, Mobile Commerce Service Provider of The Year, dan The Beyond Connectivity Service Provider of The Year.

Penghargaan-penghargaan tersebut ditujukan untuk mengidentifikasi dan menghargai kinerja para perusahaan dan individu yang telah menerapkan best practices, serta menunjukkan adanya komitmen, ketekunan, dan strategi-strategi bisnis inovatif yang dibutuhkan untuk bertahan di tengah persaingan global. Dua perusahaan telekomunikasi Indonesia yaitu Telkom Indonesia dan Telkomsel juga menerima penghargaan bergengsi dari Frost & Sullivan yang diberikan pada acara 2013 Asia Pacific ICT Awards.

Acara ini turut dihadiri oleh 150 pelaku industri ICT dan tamu terhormat seperti Mahbub Uz Zaman, Komisioner Tinggi Bangladesh di Singapura, Ridwan Hassan, Deputi Ketua Misi Kedutaan Besar Republik Indonesia, Arianto Surujo, Sekretaris Utama Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Republik Indonesia, dan K. Sukomaran, Counsellor (Investment)/ Director, Malaysia Industrial Develpoment Authority (MIDA) Singapore.

Telkom Indonesia terpilih sebagai Frost & Sullivan 2013 Service Provider of The Year, dimana penghargaan tersebut dianugerahkan setiap tahunnya kepada perusahaan dengan cakupan  layanan telekomunikasi yang luas mulai dari layanan telepon kabel tetap (fixed wireline), layanan telepon nirkabel tetap, layanan telepon selular, layanan jaringan dan interkoneksi, layanan Internet, hingga layanan penyimpanan data. Sementara itu, Telkomsel Indonesia berhasil membawa pulang penghargaan Wireless Service Provider of The Year.

“Frost & Sullivan bangga  dapat menyelenggarakan Asia Pacific ICT Awards selama 10 tahun berturut-turut. Ketika dilaksanakan pertama kali pada tahun 2004, kami ingin agar acara ini menjadi menjadi ajang penghargaan yang paling ditunggu-tunggu oleh komunitas bisnis ICT di Asia Pasifik. Kami sangat bahagia karena respon terhadap acara penghargaan ini telah melebihi ekspektasi kami,” papar Manoj Menon, Partner and Managing Director, Frost & Sullivan Asia Pasifik.