Minggu, 14 Juli 2013

Frost & Sullivan: Pendapatan Ritel Online Capai US$4,3 Miliar di 2025



Hasil analisis terbaru dari Frost & Sullivan bertajuk “Bricks and Clicks”, menunjukkan bahwa pendapatan ritel online akan mencapai 20% dari total pendapatan industri ritel, setara dengan $4,3 miliar pada tahun 2025. Sebanyak 25% dari pelaku industri ritel di pasar maju seperti Amerika Serikat dan Inggris juga akan beralih ke kanal online. Ritel online juga tumbuh lebih cepat dibandingkan ritel tradisional di negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan. Segmen media dan dunia hiburan akan mengalami penetrasi penjualan online tertinggi di tahun 2025 sebesar 82%, terutama dengan hadirnya platform-platform seperti iTunes, e-readers, dan Netflix yang akan membawa perubahan besar dalam dunia digital. 

“Perkembangan perangkat yang saling terhubung dan ketersediaan akses internet yang lebih cepat telah mendukung perubahan perilaku belanja dan perluasan pangsa pasar.” ujar Archana Vidyasekar, Visionary Innovation Research Group Analyst, Frost & Sullivan. “Tumbuhnya media sosial dan inovatifnya model logistik B2C (Business-to-Consumer), didukung oleh mudahnya pencarian produk secara online serta harga yang bersaing telah mengubah para online browser menjadi online shopper.”
Cepatnya urbanisasi akan mendorong perubahan format ritel brick and mortar menjadi lebih kecil dan sederhana. Pada tahun 2020, ukuran toko para peritel akan menyusut sebesar 15% - 20% dari ukuran yang umum digunakan saat ini. Beberapa riteler berencana untuk mencoba membangun toko kecil yang bersifat mobile atau express dengan luas antara 930 m2 – 5600 m2. Model bisnis ritel baru lainnya seperti toko interaktif, toko virtual, click and collect, dan social commerce juga akan segera muncul seiring dengan upaya peritel untuk meningkatkan kepuasan konsumen.

Toko virtual merupakan contoh model bricks and clicks yang secara efektif telah memanfaatkan teknologi-teknologi yang tengah berkembang seperti augmented reality. Ritel besar seperti Tesco telah meraih kesuksesan dengan toko virtualnya di negara-negara seperti Korea Selatan di mana tingkat penetrasi ponsel cerdas  sangat tinggi. Penjualan online Tesco telah meningkat sebesar 130% hanya dalam beberapa bulan setelah peluncuran aplikasi home shopping, yang juga menjadi aplikasi paling banyak diunduh di Korea. 

“Toko virtual telah diperkenalkan di zona-zona transit seperti subway atau bandara di mana poster virtual yang dipasang di bus-bus dan kios-kios menyoroti pentingnya toko virtual bagi masa depan industri ritel global,”papar Vidyasekar. “Seiring dengan semakin populernya model on-the-go shopping, penggunaan kartu kredit dan uang tunai akan digantikan oleh pembayaran mobile yang lebih nyaman dan mudah digunakan.“

POPCON Asia 2013, Berkumpulnya Para Kreator Tingkat Dunia



Popular Culture Convention Asia 2013 atau POPCON Asia 2013 akan hadir di Indonesia, tepatnya di Jakarta. Untuk lebih memperkenalkan industri kreatif kelas dunia, POPCON Asia 2013 akan berlangsung di selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juli 2013 di Jakarta Convention Center. 
 
Untuk tahun ini, POPCON Asia tidak hanya fokus pada komik saja, tapi juga mengajak teman-teman kreator, mulai dari toys designer, animator, hingga pembuat film untuk menampilkan kreasinya. Mengangkat tema “Cross-Dicipline Success Story”, POPCON Asia 2013 memiliki misi untuk menelurkan sebanyak-banyaknya kolaborasi kreatif antara para kreator dari berbagai bidang hiburan.
 
Untuk mendukung misi tersebut, POPCON Asia akan mendatangkan beberapa Popstar berskala internasional, antara lain:
 
1. Kim Jung Gi, Popstar Ilustrasi dari Korea
 
2. Clog Two, Popstar Toys Designer dari Singapura
 
3. Imaginary Friends Studio, Popstar Applied Art dari Singapura
 
4. Mikael Marin, Popstar Animasi dari Perancis
 
5. Richard Danto, Popstar Game Development dari Perancis
 
Masing-masing Popstar tersebut akan berbagi ilmu dan inspirasi mereka ke pengunjung melalui Masterclass. Dalam sesi mentoring ini, pengunjung bisa langsung belajar dan bertanya kepada para ahli yang sudah meraih keberhasilan dalam bidangnya masing-masing di tingkat dunia.
 
Selain Masterclass, Popcon juga menghadirkan Workshop dan Artist Alley, tempat para artis lokal maupun internasional berkumpul dan berbagi dengan lebih dekat dengan pengunjung. Untuk informasi lebih lanjut mengenai POPCON Asia 2013, Anda bisa mengakses website

http://www.popconasia.com

Maria Sharapova Memukau di Karpet Merah

Maria Sharapova boleh saja gagal di lapangan tenis dan tak bisa memenangkan Wimbledon (ia bahkan kalah di putaran kedua di Grand Slam tertua itu). Tapi kalau soal penampilan ia tetap seorang "kampiun" yang memukau.
Kemarin lusa, Kamis (11/7/2013), petenis muda asal Rusia ini menunjukkan batang hidungnya  di acara re-opening Porsche Design and Vogue, di Porsche Design, Beverly Hills, California, AS.
Dalam perhelatan tersebut, Maria, yang didapuk sebagai bintang iklan Porsche, hadir dalam balutan dress a-line hitam-putih bersiluet blouse rancangan duo Maria Chiuri dan Pier Piccioli untuk Valentino.
Detail cut-out yang memisahkan area bahu dan dada, serta aksen pada cuff memberi kesan perpaduan maskulin dan feminin yang modern dan sophisticated pada penampilannya.
Panjang dress yang hanya sebatas paha memberi kesempatan buat kekasih petenis Grigor Dimitrov ini untuk pamer kakinya yang jenjang.
Sepasang pointed heels hitam rancangan Christian Louboutin menjadi sentuhan akhir penampilannya yang simpel namun elegan di saat bersamaan.
Berbeda dari biasanya, rambut pirangnya pun ditata sedemikian rupa menjadi lebih pendek dan bergelombang sehingga memberi kesan lady-like.
Melengkapi penampilannya malam itu adalah clutch Ferragamo dan anting simpel rancangan Jennifer Meyer dan Anita Ko.

Anak Bunga Citra Lestari Baru Rewel Kalau Sudah Lapar dan Ngantuk

Anak Bunga Citra Lestari Baru Rewel Kalau Sudah Lapar dan Ngantuk
Penyanyi Bunga Citra Lestari atau BCL atau Unge memenangkan tiga kategori pada ajang AMI Awards 2013 di Studio 8 RCTI, kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (2/7/2013) malam. Pada perhelatan kali ini Unge masuk enam nominasi dan memenangkan tiga kategori, Ini merupakan penghargaan bergengsi pertama kalinya dalam kategori solo.

Bunga Citra Lestari (BCL) tidak pernah merasa ribet mengurus anaknya, Noah Sinclair. Buah hati pernikahannya dengan Ashraf Sinclar cukup mandiri. Noah bukan tipikal anak yang manja. Meskipun usianya belum genap tiga tahun.
"Anaknya enggak terlalu manja. Maksudnya anaknya mandiri banget, berani. Paling kalau lagi lapar sama lagi ngantuk baru mulai bertingkah," ucapnya, saat ditemui di Centro Departement Store, Bekasi, Jawa Barat.
Di sekolah, lanjut dia, kata gurunya Noah punya keberanian. Kalau sudah ada gitar dan mikrofon Noah langsung maju dan bernyanyi di depan teman-temannya tanpa harus diminta. Itu menunjukkan anaknya punya inisiatif.
"Dia suka nyanyi, dia suka dancing-dancing. Tapi ya sekarang aku biarkan dia menikmati apa yang dia mau lakukan," ucap wanita kelahiran Jakarta, 22 Maret 1983 tersebut.
Ia sama sekali tidak mengarahkan anaknya untuk jadi apa saat besar nanti. Ia membiarkan anaknya tumbuh kembang. Sebagai orang tua, BCL hanyalah memberikan dukungan.
"Aku sih support-support saja. Jadi, kalau dia suka apa misalnya, ya kami ikuti saja. Maksudnya, itu kan hobi, dia segala macam suka, nyanyi, dancing, olahraga," tandasnya.

Tak Percaya Diri dengan Dress Cut-Out Bisa Tiru Gaya Rosamund Pike

Tak Percaya Diri dengan Dress Cut-Out Bisa Tiru Gaya Rosamund Pike
Aktris Rosamund Pike saat menghadiri pemutaran perdana film, "The World's End", di London, Inggris, Rabu (10/7/2013). 

Dress dengan detail cut-out atau detail berbentuk lubang adalah salah satu contoh busana yang sedang menjadi tren untuk koleksi musim semi-panas tahun ini.
Alexander Wang, Victoria Beckham, dan Michael Kors adalah beberapa desainer yang mengusung detail ini pada koleksinya.
Walau demikian, mungkin tak semua orang merasa percaya diri untuk mengenakan busana dengan detail ini. Terutama jika detail cut-out mengekspos daerah-daerah "terlarang".
Anda ingin mengenakan dress berdetail cut-out tapi kurang percaya diri?
Mungkin penampilan aktris Rosamund Pike saat menghadiri pemutaran perdana film "The World's End" di London, Inggris, beberapa waktu lalu bisa memberi titik terang.
Saat itu, mantan Bond Girl ini mengenakan shift dress putih rancangan Victoria Beckham dengan detail cut out berpanel di area dada dan sisi kiri-kanan.
Tampak di balik detail cut-out adalah dalaman berupa bra berwarna merah muda menyala.
Cermatnya, mantan Bond Girl ini memilih peep-toe high heels nuderancangan Elie Saab beraksen warna sama dengan bra-nya. Kesemaan warna membuat penampilan dengan bra yang muncul di area detail cut-out tak terkesan aneh.